Kuningan 13 April 2026 -- 7
Waduk Darma di Kabupaten Kuningan memberikan dampak terhadap potensi wisata desa di sekitaran bendungan tersebut. Desa Jagara menjadi satu diantara sekian desa yang memanfaatkan tepian waduk Darma menjadi potensi wisata desa di Kuningan. Yuk, jelajahi dan nikmati pesona wisata tepian waduk Darma di desa Jagara.
Sebagai wisata desa, tentu saja pengelolanya merupakan unsur pemerintahan desa. Meski begitu, saat ini beberapa area dan jenis wisata tertentu ada yang di kelola oleh organisasi karang taruna maupun orang perorangan.
Pengelolaan wisata desa Jagara menjadi sumber penghasilan bagi desa. Selain itu, pastinya membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf perekonomian dengan berdagang di sekitaran objek wisata.
Daya tarik wisata desa Jagara yang utama ialah pesona pemandangan hamparan waduk Darma dari tepian sebelah Utara hingga sebelah Timur. Di sisi sebelah Utara banyak aneka jajanan yang banyak dijajakan terutama sop tutut sebagai kuliner Khas wisata Desa Jagara.
Selain itu, banyak juga aneka makanan ringan seperti sosis bakar, jagung bakar, sop kerang hijau, minuman dingin, aneka kopi dan sebagainya yang dijual di kedai-kedai tepian sebelah Utara Waduk Darma.
Berikutnya, terdapat taman desa Jagara yang menjadi titik utama para penjaja makanan dan minuman di sisi tenggara. Di samping itu terdapat juga penyewaan perahu wisata untuk pengunjung yang tertarik untuk mengelilingi kawasan waduk Darma menggunakan perahu.

Selanjutnya, terdapat satu kawasan yaitu Jagara Eco-Park yang dikelola oleh perorangan berupa area yang lumayan luas menyajikan beragam daya tarik wisata seperti cafetaria, kedai es krim, wahana perosotan (fun slide), dan glamping.

Maju ke arah Timur laut waduk Darma, ada satu cafetaria yaitu D'Eatery dengan sajian menu-menu pilihan untuk makanan berat, kopi, dan makanan ringan, serta aneka minuman dingin.
Adapun beberapa fasilitas penunjang lainnya juga turut tersedia. Para pengunjung tidak perlu khawatir untuk lahan parkir, toilet, serta sarana peribadahan. Terdapat lahan parkir yang juga dikelola baik oleh karang taruna maupun warga sekitar pemilik lahan. Kemudian, toilet dan masjid atau mushola juga berada di kawasan wisata Desa Jagara.