Libur Lebaran ini akan ada Ratusan Ribu Wisatawan ke Bandung

Bandung 10 Maret 2026 -- 32

blog-img

(featured image: Ilustrasi kemacetan Bandung, Sumber: foto detik.com)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memprediksi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bandung selama libur Lebaran 2026 dapat mencapai sekitar 700 ribu orang. Lonjakan mobilitas tersebut diperkirakan akan terjadi selama periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri, ketika banyak masyarakat memanfaatkan waktu untuk berwisata bersama keluarga.

Pemerintah Kota Bandung menilai peningkatan jumlah wisatawan ini perlu diantisipasi sejak dini, terutama untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur utama dan kawasan wisata.

Jumlah Wisatawan Lebaran Diperkirakan 600–700 Ribu Orang

Menurut Farhan, berdasarkan evaluasi dari libur Idul Fitri pada tahun-tahun sebelumnya, pergerakan masyarakat yang masuk ke Bandung selama musim libur Lebaran biasanya berada di kisaran 600 ribu hingga 700 ribu orang.

Meski jumlah tersebut tergolong besar, ia memperkirakan angka kunjungan wisatawan saat Lebaran tidak akan setinggi libur Tahun Baru. Hal ini disebabkan adanya arus mudik yang membuat pergerakan masyarakat tidak terpusat hanya pada destinasi wisata.

Farhan menjelaskan bahwa saat libur Tahun Baru hampir tidak ada arus mudik keluar kota. Kondisi ini membuat sebagian besar wisatawan dari berbagai daerah memilih Bandung sebagai tujuan liburan.

Sebaliknya, selama Lebaran arus perjalanan masyarakat terbagi ke berbagai jalur mudik, seperti jalur Pantura serta jalur selatan menuju wilayah Garut, Tasikmalaya, hingga Jawa Tengah. Pembagian arus perjalanan tersebut membuat jumlah wisatawan yang datang ke Bandung sedikit lebih terkendali dibandingkan momentum Tahun Baru.

Bandung Jadi Kota Transit Wisata di Jawa Barat

Selain dikenal sebagai kota wisata, Bandung juga memiliki peran penting sebagai kota transit bagi wisatawan yang ingin berlibur ke berbagai destinasi populer di sekitarnya.

Banyak wisatawan yang menuju kawasan wisata seperti Ciwidey maupun Lembang harus melewati pusat Kota Bandung terlebih dahulu. Hal ini membuat arus kendaraan meningkat signifikan, terutama pada masa libur panjang.

Menurut Farhan, kondisi tersebut menyebabkan beban lalu lintas di Bandung menjadi sangat tinggi karena tidak hanya wisatawan yang berlibur di kota, tetapi juga mereka yang sekadar melintas menuju destinasi lain di wilayah Bandung Raya.

Sejumlah Titik Diprediksi Mengalami Kemacetan

Pemerintah Kota Bandung juga telah mengidentifikasi beberapa kawasan yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan selama libur Lebaran.

Beberapa titik yang diperkirakan menjadi pusat kemacetan antara lain kawasan pusat Kota Bandung, jalur menuju kawasan wisata Ciwidey, serta area wisata Lembang yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan dari luar daerah.

Selain itu, jalur-jalur utama yang menghubungkan Bandung dengan daerah sekitar juga diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa liburan.

Pemkot Bandung Siapkan Koordinasi Lintas Sektor

Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dan potensi kemacetan, Wali Kota Bandung menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.

Pemerintah Kota Bandung berencana bekerja sama dengan Polrestabes Bandung guna memetakan titik-titik rawan kemacetan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pengaturan arus lalu lintas secara lebih efektif, sekaligus memastikan aktivitas wisata selama libur Lebaran tetap berjalan dengan aman dan nyaman.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kota Bandung berharap lonjakan wisatawan selama libur Idul Fitri dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata tanpa menimbulkan gangguan besar terhadap mobilitas masyarakat di kota tersebut

(sumber: https://travel.detik.com/travel-news/d-8381254/farhan-prediksi-700-ribu-wisatawan-ke-bandung-saat-libur-lebaran)